Tampilkan postingan dengan label remaja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label remaja. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Oktober 2014

Dima Bashar





Dima binti Bashar bin Qadri Arafat (bahasa Arabديمة بشار قدري عرفات) atau terkenal dengan Dima Bashar (lahir di NablusPalestina,10 Oktober 2000; umur 14 tahun) adalah seorang penyanyi nasyid berkewarganegaraan Yordania yang berdarah Palestina. Dia bergabung dengan Grup Toyour Al-Jannah (Burung-burung Surga) pada akhir tahun 2008. Dima telah melantunkan banyak nasyid yang mayoritasnya menuai ratio tinggi. Ia adalah adik dari penyanyi nasyid Muhammad Bashar. Selain menjadi penyanyi dia juga aktif sebagai host atau pembawa acara dari beberapa serial acara kuis berhadiah dari Toyour Al-Jannah seperti Bernamij Asykal Alwan dan Fawazirna. Sekarang, Dima beserta beberapa bintang Toyour Al-Jannah lainnya, termasuk saudara laki-lakinya, Muhammad Bashar, telah keluar dari stasiun TV tersebut dan bergabung di stasiun TV Nookids.

Nasyid-nasyid

Singel

  • Kunt Qaidah (كنت قاعدة) (Kala Ku Duduk)
  • Dima Al Ola (ديمة الأول) (Dima yang Pertama)
  • Sanah wara sanah (سنة ورا سنة)
  • Ramadhani Gheir (رمضاني غير)
  • Gheir Baqi al-Ayyam
  • Nada al-Moazzen (ناد المؤذن) (Muazzin Telah Memanggil)
  • Bein al-Mazh wa Bein Al-Jadd (Antara Bercanda dan Serius)
  • Fatahi Ya Wardah (فتحي يا وردة)
  • Keifil Hal (كيف الحال) (Bagaimana Kabarmu)
  • Ahla Sahra (احلى سهرة)
  • Gaza Haina Jena (غزة هينا جينا)
  • Men Addek (مين ادك)
  • Ramadhan Al-Habeeb (رمضان الحبيب) (Ramadan yang Kucintai)
  • Lil 'Asharah (للعشرة)
  • Musy Masmooh Az-Zael El-Youm (مش مسموح الزعل اليوم) (Dilarang Marah Hari Ini)
  • Daftar Adz-Dzikra (دفتر الذكرى) (Album Kenangan)
  • Shadaqah (الصدقة)
  • Tasherni (تسحرني)
  • Dima Ihna Binehbbek (ديمة إحنا بنحبّك) (Dima Kami Mencintaimu)
  • Helween

Nasyid bersama saudara laki-lakinya

  • Wardatouna
  • Lamma Nestashed
  • La Tansa Dzikrallah (Jangan Pernah Lupa Mengingat Allah)
  • Alshatt Yalla Waddini (عالشط يلا)
  • Yslamu Ya Duktur
  • Ya Reit Kull Sanah Ramadhan
  • Fakkir Ya Mohammad (Berpikirlah Muhammad)
  • Ya Rabbi Nushalli fil Aqsha (Tuhan, Kami Ingin Salat di Masjidil Aqsha)
  • Allah Ya Maulana (Allah yang mulia)
  • Al-Jannah (الجنة) (Surga)
  • Shagel Balak (شاغل بالك)
  • 'Almaya (عالمايا)
  • El Afiye (العافية)
  • 'Ala Ayni (على عيني)
  • Ramadhan Yowahhadna

Nasyid bersama Raghad Al-WAzzan

  • Raghouda wa Dima (رغودة و ديمة)

Nasyid bersama Ashoumi Miqdad dan Al-Walid Miqdad

  • Ya Blady Ya Ainayy (يا بلادي يا عيني)





Sabtu, 09 November 2013

ANALISIS NOVEL


1.   Keterangan Novel

Novel yang saya analisis adalah novel angkatan Balai Pustaka yang berjudul Azab dan Sengsara. Ialah salah satu novel karangan  Merari Siregar (1896-1940). Novel ini di terbitkan oleh Balai Pustaka pada tahun 1927.

2.   Sinopsis Novel
Suatu senja di pinggiran sungai yang terletak di tengah-tengah kota Sipirok, duduk seorang remaja yang menunggu kekasihnya datang. Remaja itu bernama Mariamin, ia sering di panggil Riam. Kemudian Aminu’ddin sang kekasih hatinya datang, tapi Riam sangat sedih sebab kekasihnya itu datang untuk berpamitan karena ia akan segera pergi ke Medan untuk mencari pekerjaan agar ia bisa menikahi kekasihnya itu.
Aminu’ddin adalah anak kepala kampung A. Ayah Aminu’ddin merupakan kepala kamupung yang terkenal Sipirok, hartanya banyak. Harta itu berasal dari peninggalan orangtua ayah Aminu’ddin, karena ia rajin bekerja, maka hartanya jadi banyak. Ayah Aminu’ddin memiliki budi perkerti yang baik. Dan sifat baiknya itu menuruk kepada anaknya yaitu Aminu’ddin yang memiliki sifat yang baik, cerdas dan rajin
Setelah Aminu’ddin pulang, Riam masuk ke rumah dan menemui ibunya yang sedang sakit. Aminu’ddin dihadapan ibunya. Setelah selesai memberi makan sekaligus menyuapi sang ibu, Riam pergi kekamarnya untuk tidur. Setelah anaknya itu pergi si ibu belum tidur, ia memikirkan masa lalunya. Dulu mereka dikatakan masuk ke golongan orang kaya dan ternama di Sipirok.
Ayah Mariamin yaitu Sutan Baringin merupakan seorang yang kaya dan bergelar bangsawan. Akan tetapi karena Sutan Baringin memiliki sifat yang tamak, pemalas, angkuh, pemarah dan bengis membuat ia istri dan anak-anaknya jatuh miskin. Berulang-ulang kali sang istri melarang suaminya itu untuk berhenti berjudi dan membuat masalah. Tapi sang suami tidak pernah mau mendengarkan istrinya itu, ia lebih mendengarkan perkataan pokrol bambu bernama Marah Sait. Tetapi sang istri tetap sabar dan setia manghadapi suaminya itu.
Aminu’ddin dan Mariamin akrab sejak kecil, mereka juga memiliki hubungan darah karena ibu Aminu’ddin adalah saudara dari ayah Mariamin. Dan Mariamin juga memiliki hutang budi kepada Aminu’ddin karena Aminu’ddin pernah menyelamatka nyawanya saat ia hanyut  terbawa arus sungai saat air sunggai meluap ketika hujan deras.
Saat Sutan Baringin mengijak dewasa, ia dinikahkan oelh ibunya ddengan gadis bernama Nuria yaitu ibu Mariamin. Suatu hari Sutan Baringin mendapat surat dari Deli yang isinya bahwa salah seorang saudaranya akan datang ke kampung halamannya untuk pindah dan meminta separuh dari harta warisannya. Saudara Sutan Baringin itu bernama Baginda Muliam. Mereka adalah saudara sekakek, kakek Sutan Baringin memiliki dua istri, istri mudanya adalah nenek dari Baginda Mulia dan istri pertama adalah nenek dari Sutan Baringin. Sutan Baringin yang memiliki sifat dengki, tamak, angkuh itu tidak rela jika hartanya itu di bahgi kepada orang lain. Ia pun mengajukan kasus itu ke pengadilan, dan ia selalu kalah dalam tiap persidangan. Karena ia tidak puas, ia melakukan banding. Dan ia pun menggunakan saksi-saksi palsu, tapi tetap saja kalah. Lama kelamaan harta bendanya habis hanya untuk membiayai persidangan. Kasus itu pun berlangsung hingga lima tahun lebih.
Setelah jatuh miskin, ia hanya tinggal di gubuk kecil di pinggir sungai. Sutan Baringin jatuh sakit. Ia hanya dapat terbaring lemah tak berdaya, sampai akhirnya ia meninggal. Sepeninggal Sutan Baringin, ibu Mariamin harus mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Mariamin pun ikut membantu ibunya mencari nafkah.
Setelah tiga bulan Aminu’ddin ada di Medan, ia mengirim surat pada Mariamin. Ia memberitahukan kepada Mariamin bahwa  ia telah memiliki pekerjaan, dan Mariamin pun membalas surat dari Aminu’ddin itu. Mariamin sangat bahagia, karena isi surat dari Aminu’ddin adalah meminta Mariamin menjadi  istinya dan ia juga sudah mengirim surat kepada orang tuanya untuk membritahukan hal itu. Tapi ayah Aminu’ddin tidak menyetujui permintaan putranya, walaupun istrinya telah membujuknya, ia tetap pada pendiriaannya. Mariamin mempersiapkan  jamuan untuk menjamu orang tua Aminu’ddin. Tapi orang tua Aminu’ddin tak kunjung datang,  yang  datang adalah surat permintaan maaf yang dikirim oleh  Aminu’ddin. Isinya  ia memberitahukan bahwa kedua orang tuanya berada di Medan dengan membawa gadis lain sebagai calon istrinya. Ia tidak bisa menolak permintaan orang tuanya dan ia tidak ingin mempermalukan kedua orangtuannya dan ia juga tidak ingin durhaka kepada kedua orang tuanya.
Mariamin adalah gadis yang solehah,  ia menerima permintaan maaf Aminu’ddin dan ia menerima semua ini sebagai nasibnya. Setelah sekitar dua tahun Mariamin pun menikah dengan orang  yang belum dikenalnya, laki-laki itu bernama Kasibun. Usianya agak tua, tidak tampan dan ia pintar dalam hal tipu daya, selin itu ia juga mengidap penyakit mematikan yang mudah menular pada pasangannya. Aminu’ddin  mengunjungi Mariamin di rumah suaminya ketika suaminya sedang bekerja. Kasibun sangat  marah setelah dia mengetahui kedatangan  Aminu’ddin, apalagi ketika Mariamin menolak berhubungan suami istri. Kasibun tidak segan-segan menamparnya, memukulnya dan penyiksaan lainnya. Akhirnya karena Mariamin tidak tahan lagi dengan perbuatan suaminya itu, dilaporkannyalah suaminya kepada polisi.  Sampai akhirnya mereka bercerai,  Mariamin terpaksa pulang ke kampung halamannya dengan membawa nama yang kurang baik, membawa malu, menambah azab dan sengsara di hidupnya di rumah kecil yang  terletak di pinggir sungai Sipirok.  Akhirnya Mariamin pun meninggal dengan meninggalkan azab dan sengsaranya di bumi.

3.   Unsur Interinsik Novel

a.     Tema

Tema dari novel Azab dan Sengsara karya Merari Siregar adalah lebih banyak mengarah kepada adat dan kebiasaan yang kurang baik yang terjadi di tengah-tengah masyarakat Sumatra Utara.

b.    Alur

Alur yang terdapat dalam novel Azab dan Sengsara karya Merari Siregar adalah alur campuran. Pertama pengenalan tokoh di waktu senja, sewaktu Amiu’ddin berpamitan kepada Mariamin hendak pergi ke Medan untuk mencari kerja. Lalu menceritakan saat Mariamin dan Aminu’ddin masih kecil dan juga menceritakan tentang orang tua mereka berdua sejak menikah. Kemudian kembali menceritakan Aminu’ddin dan telah mendapat pekerjaan. Setelah itu menceritakan Aminu’ddin yang menikah dengan gadis pilihan ayahnya, setelah hampir dua tahun Mariamin pun menikah dengan soreng laki-laki yang tidak dikenalnya. Kemudian Marimin pun bercerai dengan laki-laki itu dan ia kembali ke kampung halamannya, sampai akhirnya ia meniggal.


c.      Penokohan

Mariamin                            : Baik hati, rajin, penyabar, dan pemaaf
Aminu’ddin                        : Baik hati, rajin, pandai, dan anak yang berbakti
Sutan Baringin                   : Pemarah, pemalas, tamak, angkuh dan bengis
Nuria (ibu Mariamin)          : Penyabar, setia, sederhana
Ibu Aminu’ddin                 : Baik hati, taat dan setia kepada suami
Baginda Diatas (ayah Aminu’ddin)           : Rajin, Bijaksana
Kasibun                              : Bengis, jahat, pintar menipu
Marah Sait                          : Jahat dan penghasut


d.    Latar

1). Tempat

a). Di gubuk di tepi sungai Sipirok
b). Di gubuk di tengah sawah
c). Sungai di Sipirok
d). Rumah besar miliki Mariamin
e). Rumah Kasibun di Medan
f). Kampung A yang kepala desanya adalah Aminu’ddin
g). Kubur Mariamin

2). Waktu

a). Senja
b). Malam hari
c). Pagi hari
d). Siang hari

3). Suasana

a). Sedih
b). Senang
c). Tegang
d). Mengharukan

e.      Sudut Pandang

Sudut pandang yang digunakan dalam novel Azab dan Sengsara karangan Merari Siregar adalah sudut pandang orang ketiga

f.      Amanat

Dalam kehidupan suami istri seharusnya keadaan di tanggung bersama, susah bersama dan senang pun bersama.


4.   Nilai-Nilai Dalam Novel

a.     Nilai Sosial

Nilai sosial dalam novel ini yaitu sikap saling tolong menolong yang dilakukan Aminu’ddin kepada Mariamin

b.    Nilai Budaya

Nilai budaya yang terdapat dalam novel ini adalah budaya dimana orang yang telah dianggap dewasa harus segera dikawinkan. Dan mereka biasanya menjodohkan anak mereka.

c.      Nilai Kepercayaan

Nilai kepercayaan dalam novel ini yaitu saat ayah Aminu’ddin mengajak istrinya pergi ke pada peramal/dukun untuk melihat kehidupan Aminu’ddin dan Mariamin jika mereka menikah.



d.    Nilai Religius

Nilai religius dari novel ini adalah saat ibu Mariamin, Mariamin melaksanakan ibadah.


e.      Nilai Moral

Nilai moral dalam novel ini yaitu sikap Mariamin dan ibunya yang sabar dan tabah dalam menghadapi cobaan hidup.



5.   Keterkaitan Novel  Dengan Kehidupan Saat Ini
Keterkaitan novel  Azab dan Sengsara karya Merari Siregar dengan kehidupan saat ini yaitu kehidupan Mariamin masih ada yang terjadi di di masa sekarang ini. Sikap ayah Aminu’ddin yang tidak menyetujui  anaknya menikah dengan Mariamin masih banyak terjadi di masa sekarang ini.

Rabu, 30 Oktober 2013

Daur Ulang CD Bekas Menjadi Rak

Daur Ulang CD Bekas

Beberapa waktu lalu guru mapel mulok di sekolah membari tugas
untuk mendaur ulang CD bekas. Awalnya bingung akan di buat 
menjadi apa CD bekas itu, terlintas dalam pikiran ku beberapa 
ide seperti membuat baju, membuat jam, membuat kerangjang, 
tas, dll. Tapi aku memutuskan untuk membuat rak sepatu.

Alat dan bahan yang di butuhkan antara lain :
- Bahan 
CD bekas
Kawat
Kain
Kardus
Kayu
Cat (putih)
Pernis/Plitur

-Alat
Tang
Kuas
Bor /Solder
Jangka
Lem Tembak/Lem bakar
Gunting
Spidol


Cara pembuatanya mudah, asal kita punya niat untuk 
mengerjakannya dan niatnya juga  jangan setengah-setengah....
      Lubangi bagian pinggir CD dengan menggunakan 
solder/bor/bisa juga menggunakan paku yang dipanaskan.

Sebelum

Sesudah




       Setelah itu rangkai CD-CD itu dengan kawat. Kemudian 

letakkan kardus di bagian bawah CD yang akan 
digunakan untuk alas rak.


Setelah dirangkai dengan kawat

Rekatkan kardus di bagian bawah


 .     Lalu buat kerangkan rak dengan menggunakan

 kayu agar lebih kuat dan tahan lama.


Kerangka dari kayu




         Setelah itu rangkai kembali CD kemudian pasang 

pada dua sisi rak


Rangkai CD sesuai dengan sisi rak




      Kemudian, cat bagian permukaan CD dengan 

menggunakan cat berwarna putih agar ­­­­gambar-gambar 
bagian depan CD tidak terlihat. Bisa juga dengan tidak 
menggunakan cat, tapi bagian gambar CD di balik 
menjadi bagian belakang.
















     Setelah cat mengering, lapisi CD dan kerangka 

dengan pernis/pitur agar rak terlihat lebih mengkilap





















      Tunggu plitur/pernis sampai kering lalu tutupi bagian

 dalam rak yang terlihat banyak kawat dengan 
menggunakan kain yang di tempelkan 
dengan menggunakan lem tembak/lem bakar


    Bagian dalam, sebelum dilapisi kain



    Bagian dalam setelah dilapisi kain




    Dan hasil akhir tugas mulok daur ulang CD bekas saya selesai..



    Senin, 28 Oktober 2013

    Hukum Menggunakan Organ Tubuh/Urine/Sesuatu yang Najis untuk Kosmetik/Obat (Part3)


    b.    Obat-Obatan dari Organ Tubuh dan Urine
    Saat ini teknologi farmasi sudah berkembang dengan sangat pesat. Temuan-temuan medis menunjukkan bahwa beberapa jenis obat cukup akurat menyembuhkan penyakit. Sayangnya, ternyata beberapa jenis obat yang beredar di pasaran menggunakan unsur/bahan yang diharamkan oleh Syari’at Islam.
    Bahan haram pada obat :
    Beberapa bahan haram yang terdeteksi dipakai sebagai penyusun obat adalah :
    1. Khamr
    Khamr (minuman yang memabukkan) dalam bentuk alkohol, etanol, dll. sering ditemukan dalam obat flu cair, seperti : OBH, OBH Combi Plus, Vicks, Vicks Formula 44, Woods, Benadryl, dll.
    2. Gelatin
    Gelatin sangat bermanfaat pada industri farmasi. Keberadaan gelatin pada obat memungkinkan bahan obat sampai pada tempat (target site) yang dikehendaki tanpa dirusak oleh enzym pencernaan pada saluran pencernaan sebelumnya. Misalnya, obat diminum untuk menyembuhkan sakit hati. Nah, agar obat tersebut sampai di hati dan tidak dirusak atau dicerna oleh lambung, usus, atau organ pencernaan lainnya, maka isi obat tsb harus dibungkus oleh kapsul. Agar tidak melukai dinding saluran pencernaan, kapsul pembungkus obat haruslah lunak sehingga tidak melukai dinding saluran pencernaan, tapi dapat dilunakkan oleh bagian yang dituju.
    Gelatin ini memberikan tekstur kenyal dan banyak dipakai sebagai bahan kapsul obat. Gelatin dapat berasal dari sapi, kuda, maupun babi. Akan tetapi, umumnya gelatin yang beredar di pasaran adalah gelatin dari babi. Alhamdulillah, saat ini Malaysia telah berhasil membuat gelatin dari sapi dan atau kuda.
    3. Plasenta
    Plasenta manusia juga dipakai sebagai bahan aktif beberapa macam obat (pil dan kapsul). Di antara obat-obat yang menggunakan plasenta adalah obat perangsang atau pelancar keluarnya air susu ibu (ASI). Obat ini digunakan untuk menstimulasi aktivitas kelenjar mammae (air susu) ibu agar produksi ASI pasca melahirkn lancar.
    4. Obat jantung
    Ternyata daging babi juga banyak berperan dalam dunia medis. Salah satu jenis obat jantung diketahui menggunakan bahan dari babi. Karena menggunakan unsur dari babi, maka dihukumi haram.
    Meskipun demikian, apabila obat tsb merupakan obat satu-satunya yang manjur, maka dapat saja dihukumi halal dengan mengacu pada Firman Allah Swt. pada QS. Al Baqoroh (2) : 173.
    5. Urine
    Urine adalah kotoran sisa hasil metabolisme yang harus dikeluarkan dari tubuh. Cairan ini berisi racun, asam urat, dan berbagai metabolit tidak berguna lainnya (hasil penyaringan ginjal). Apabila tidak dikeluarkan, cairan ini dapat meracuni sel/jaringan tubuh.
    Dalam khasanah Hukum Islam, urine manusia (kecuali urine anak laki-laki yang baru minum ASI dan belum makan/minum selain ASI) dihukumi najis.
    Selain itu, Fatwa MUI No. 2 pada Munas IV 30 Juli 2000 menyebutkan bahwa seluruh bahan yang telah keluar dari tubuh manusia (seperti : urine, air ludah, dll.) haram dikonsumsi kembali.


    c.    Kosmetik yang Mengandung Organ Tubuh
    Kosmetika saat ini menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan dari dunia kaum hawa (akhwat). Kosmetika ini seakan-akan menjawab kegelisahan kaum hawa yang sering merasa kurang cantik bila belum bersentuhan dengan kosmetika. Setelah menggunakan kosmetika, para wanita akan merasa lebih percaya diri, lebih cantik, dan lebih menarik perhatian.
    Kosmetika adalah bahan yang sengaja dipakai untuk tujuan lebih mempercantik penampilan diri si pemakai. Diharapkan oleh pemakai, bagian tubuh yang dikenai kosmetika akan tampil lebih cantik, lebih menarik, lebih lembut, lebih muda, lebih segar, dan lebih menawan.
    Apabila dikelompokkan, maka terdapat bermacam-macam kosmetika. Menurut bentuknya, kosmetika dapat dibedakan menjadi kosmetika yang berbentuk bedak, lotion, gel, dan padat.
    Kosmetika yang berbentuk bedak (serbuk) dapat dipakai pada seluruh anggota tubuh, terutama muka, badan, dan anggota gerak (tangan dan kaki). Kosmetika yang berbentuk lotion (cair) dapat dipakai pada seluruh anggota tubuh, terutama muka, badan, dan anggota gerak (tangan dan kaki). Kosmetika dengan bentuk konsistensi gel terutama dipakai untuk dioleskan pada rambut, dll. Kosmetika yang berbentuk padat sering kali dalam bentuk sabun, lipstik, dll.
    Titik kritis kehalalan produk kosmetika :
    Beberapa macam bahan baku kosmetika dan produk kecantikan yang harus diperhatikan status kehalalannya adalah :
    1. Kolagen dan elastin
    Kolagen adalah sejenis protein jaringan ikat yang liat dan bening kekuning-kuningan. apabila kena panas, kolagen akan mencair menjadi cairan yang agak kental seperti lem.
    Kolagen dan elastin sangat penting untuk proses pertumbuhan sel/jaringan (regenerasi), makanya kolagen sangat penting untuk proses regenerasi sel, menjaga kelenturan kulit, serta mencegah kekeriputan kulit. Karena fungsinya yang sangat signifikan pada peremajaan kulit, maka saat ini kedua macam protein tersebut banyak dipakai sebagai bahan kosmetik.
    Kolagen memiliki efek melembabkan karena kolagen tidak larut air, tetapi sebaliknya, mampu menahan air. Oleh karena itu, senyawa protein ini banyak dipakai pada produk-produk pelembab.
    Selain untuk beberapa fungsi di atas, kolagen juga penting untuk menjaga kekebalan tubuh, serta mencegah infeksi dan alergi. Kemampuan kolagen tersebut disebabkan karena kolagen memiliki antigen yang bersifat imunogenik. Antigen yang imunogenik ini mampu berikatan dengan antibodi spesifik, tetapi juga mampu menghasilkan antibodi spesifik terhadap antigen. Nah, antibodi terhadap antigen inilah yang perlu dirangsang bagi penderita rematik.
    Kolagen bisa berasal dari sapi atau babi. Oleh karena itu, harus dipastikan apakah kolagen dan elastin tersebut berasal dari hewan haram (babi) atau bukan.

    2. Ekstrak plasenta
    Saat ini di pasaran banyak beredar kosmetika berplasenta. Mengapa kosmetika berplasenta sangat digemari produsen kosmetika dan begitu diminati konsumen? Hal ini disebabkan karena kosmetika berplasenta memiliki efek yang signifikan untuk mencegah penuaan kulit, serta mampu meremajakan kulit, mengatasi keriput kulit, menghaluskan dan melembutkan kulit, dan membuat kulit lebih nampak segar sebagaimana layaknya kulit bayi.
    Plasenta adalah organ tubuh yang berkembang pada saat manusia atau hewan mengandung anaknya. Ketika janin masih berada dalam kandungan, janin belum mampu makan dan minum sebagaimana manusia yang sudah lahir. Untuk mencukupi kebutuhan gizi bagi pertumbuhannya, maka Allah menciptakan plasenta sebagai sumber makanannya. Plasenta ini berisi zat-zat gizi dan zat-zat pertumbuhan yang sangat dibutuhkan bayi sebagai makanan. Pemasukan nutrien (zat gizi) ke dalam tubuh si bayi dilakukan melalui saluran plasenta yang bermuara pada pusar.
    Pada saat bayi dilahirkan, plasenta ikut keluar. Saluran yang menghubungkan antara plasenta dan pusar bayi dipotong. Di Pulau Jawa (DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur), plasenta dikuburkan di suatu tempat, bahkan dengan ritual dan tradisi tertentu. Akan tetapi, di tempat lain, plasenta tidak pernah diistimewakan.
    Plasenta (dikenal pula dengan istilah ‘ari-ari’) memiliki bobot sekitar 600 g dengan diameter 16-18 cm, mengandung 200 ml darah yang mengisi cairan spon. Plasenta kaya akan darah dan protein (albumin), hormon (oestrogen), serta senyawa lain (DNA dan RNA). Albumin sendiri adalah senyawa pengganti plasma darah yang mengandung -globulin, immunoglobulin (IgA dan IgG), dan asam amino. Hasil riset menunjukkan bahwa zat-zat tersebut terbukti cukup efektif untuk merawat kulit, seperti mencegah kerut, mencegah penuaan dini, dan mempertahankan kesegaran kulit. Bahkan di Jepang dan Switzerland, kolagen dan plasenta manusia telah lama dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan kosmetika.
    LPPOM MUI Pusat pernah menemukan beberapa perusahaan kosmetika menggunakan plasenta manusia, seperti : La Tulipe (PT. Rembaka, Sidoarjo, Jawa Timur), St. Ives, Musk by Alyssa Ashley, Snow White Lily (Yoshihiro Clinic, Tokyo-Japan), dll. Kosmetika dan obat-obatan yang terbuat dari plasenta binatang yang diharamkan atau dari manusia hukumnya haram. Kosmetika dan obat-obatan yang terbuat dari plasenta binatang yang halal hukumnya halal (Fatwa MUI No. 2, Munas IV 30 Juli 2000).

    3. Cairan Amnion
    Cairan amnion (amniotic liquid) adalah cairan ketuban yang berada di sekitar janin dalam kandungan yang berfungsi melindungi janin dari benturan fisik. Pada saat kelahiran, selaput ketuban pecah dan cairan amnion keluar mendahului janin. Selain sebagai buffer, cairan ini juga berfungsi sebagai pelicin (lubricant) pada saat janin dilahirkan.
    Keuntungan penggunaan cairan amnion kurang lebih sama dengan plasenta, tetapi penggunaannya terbatas pada pelembab, lotion rambut, shampo, serta perawatan kulit dan kepala. Sebagai konsumen muslim, maka hendaknya kita lebih berhati-hati. Kita harus memastikan, dari mana asal cairan amnion ini, apakah dari saluran reproduksi (rahim) sapi, manusia, atau dari hewan haram. Apabila berasal dari rahim manusia dan atau hewan haram, maka kosmetika ini harus dijauhi.

    4. Lemak
    Lemak dan turunannya (terutama Gliserin) banyak dipakai sebagai bahan baku pembuatan kosmetika, seperti pada pembuatan : lipstik, sabun mandi, krim, lotion (facial lotion, hand & body lotion). Penggunaan kosmetika yang mengandung lemak diyakini banyak membantu menghaluskan kulit.
    Tentunya tidak menjadi masalah apabila bahan lemak yang dipergunakan berasal dari hewan yang dihalalkan. Akan tetapi, apabila lemak (dan turunannya) yang dipakai adalah lemak hewan yang diharamkan (babi), maka penggunaan kosmetika berlemak babi tersebut tentunya juga diharamkan.

    5. Vitamin
    Vitamin A, B1, B3, B6, B12, D, E, dan K banyak dipakai dalam kosmetika. Produsen kosmetika menganggap vitamin mampu mensuplai kebutuhan gizi bagi kulit. Meskipun demikian, Stanley R. Milstein, Ph.D. (Direktur FDA Divisi Kosmetika) tidak menemukan adanya bukti klinis bahwa vitamin dapat mensuplai gizi secara langsung melalui kulit.
    Vitamin-vitamin tersebut di atas memiliki sifat tidak stabil. Oleh karena itu, agar keadaannya tidak berubah-ubah, vitamin harus distabilkan dengan bahan pelapis tertentu (coated agents). Bahan penstabil yang sering dipakai di antaranya adalah gelatin, karagenan, gum, atau pati termodifikasi.
    Gelatin umumnya berasal dari tulang sapi atau babi. Apabila bahan pelapis yang dipergunakan adalah gelatin, maka harus diperhatikan apakah gelatin yang dipakai berasal dari produk nabati atau hewani. Kalau gelatin hewani, apakah berasal dari hewan halal atau dari hewan haram.
      
    6. Asam Alfa Hidroksi
    Asam Alfa Hidroksi (AHA) adalah suatu senyawa kimia yang sangat berguna untuk mengurangi keriput dan memperbaiki tekstur kulit. Kosmetika yang menggunakan AHA akan membuat kulit terasa lebih halus, kenyal, dan mantap.
    Senyawa AHA banyak macamnya. Salah satu senyawa AHA yang banyak dipakai pada industri kecantikan adalah asam laktat (lactic acid). Dalam pembuatannya, senyawa ini menggunakan media yang berasal dari hewan. Nah, oleh karena itu, harus dipastikan apakah media yang dipergunakan adalah hewan halal atau hewan haram.

    7. Hormon

    Untuk memberikan hasil yang lebih memuaskan, maka pada produk-produk kosmetika sering ditambahkan hormon, seperti : hormon estrogen, ekstrak timus, maupun hormon melantonin. Hormon-hormon tersebut adalah animal origin hormone, yaitu hormon yang berasal dari hewan. Oleh karena itu, harus dipastikan apakah hormon yang dipergunakan berasal dari hewan halal atau hewan haram.